Ilkay Gundogan mengatakan dunia sepak bola harus bersyukur bahwa Pep Guardiola dan Jurgen Klopp terlibat dalam permainan ini.

Kedua manajer akan berhadapan sekali lagi pada Kamis malam, ketika Liverpool mengunjungi Stadion Etihad sebagai juara Liga Primer yang baru dinobatkan.

Ini adalah gelar yang pantas, tegas Gundogan, yang merupakan salah satu dari sekelompok pemain terpilih yang pernah bekerja di bawah Guardiola dan Klopp dan memiliki pengalaman langsung mengenai karakteristik yang telah mengantarkan keberhasilan setiap pemain di Inggris dan Jerman.

DONASI SEKARANG | Cityzens Giving for Recovery

BELANJA | Jersey kandang musim 2019/20 sedang diskon sekarang

Mereka adalah manajer yang dia kagumi dan sementara keduanya berbeda dalam pendekatan mereka, pemain City No.8 ini mengakui ada satu sifat serupa yang mereka miliki bersama.

"Keduanya adalah manajer yang luar biasa, tidak ada keraguan tentang itu," jelasnya.

“Jika Anda seorang manajer yang hebat, Anda harus memiliki kepribadian yang hebat. Ini adalah kesamaan yang pasti mereka miliki.

“Ketika datang ke pertandingan mereka berdua fokus pada hal-hal yang berbeda.

“Pep mungkin lebih banyak tentang posisi, mendominasi bola, sedangkan Jurgen mungkin lebih seperti memenangkan bola dan mencoba untuk mencetak gol secepat mungkin dengan intensitas tinggi.

"Saya hanya berpikir mereka adalah manusia yang hebat dan dunia sepakbola harus bersyukur bahwa kita memiliki dua kepribadian ini."

WATCH: Newcastle display City's ideal template - Guardiola

Ada sebuah kesamaan antara karier Gundogan di bawah manajer saat ini dan mantan manajernya dulu tersebut.

Dia memenangkan setiap trofi domestik bersama Klopp di Borussia Dortmund dan telah melakukan hal yang sama dengan Guardiola sejak dia tiba di Manchester empat tahun lalu.

Ini merupakan pengalaman belajar yang luar biasa bagi pemain berusia 29 tahun, yang menganggap dirinya beruntung telah bekerja dengan dua manajer paling berpengaruh dalam permainan modern.

"Saya merasa terhormat telah bekerja dengan Jurgen, juga bersama Pep sekarang," tambahnya.

“Itu adalah waktu yang luar biasa dengan Klopp di Dortmund dan juga waktu yang sangat sukses, saya belajar banyak darinya.

“Juga waktu yang tepat di sini di Manchester City bersama Pep. Saya menghargai setiap sesi latihan, setiap saat saya bisa menikmati permainan.

"Saya bersyukur dan berterima kasih atas keduanya, karena mereka banyak mengajari saya."

WATCH: City Chat: Episode Two

Gundogan juga memiliki catatan pujian untuk Phil Foden, yang sedang dalam kondisi baik sejak sepak bola dilanjutkan.

Pemain berusia 20 tahun ini mencatatkan tiga gol dan satu assist dalam tiga penampilannya sejak sepak bola kembali.

Gundogan sangat terkesan dengan pengaruh yang diberikan Foden dalam pertandingan-pertandingan belakangan ini, menunjukkan bahwa ia sudah cukup dewasa pada waktu yang tepat, ketika City mulai bersiap untuk hidup tanpa bakat luar biasa seperti David Silva.

"Saya merasa dia [Foden] terus membaik," kata Gundogan.

“Ketika dia mulai berlatih bersama kami, Anda bisa melihat bahwa dia memiliki banyak bakat dan potensi, tapi adalah hal berbeda untuk menunjukkan potensi itu dan menampilannya di lapangan.

“Karena kami melihatnya di setiap sesi latihan, kami tahu itu, tetapi dalam pertandingan Anda harus menunjukkan bahwa Anda bisa bermain.

"Setelah karantina, dia melakukannya dengan sangat baik, mencetak gol, assist, dan inilah yang dibutuhkan tim ini. Terutama di posisi yang dia mainkan.

“Jumlahnya semakin baik dan juga pengaruhnya terhadap permainan kami meningkat.

CITYZENS: LINEUP PREDICTOR - Lineup Predictor_City v Liverpool_PL_Home_All